Tips Cara Menggunakan Google Adwords Untuk Tingkatkan Penjualan
Tips Cara Menggunakan Google Adwords Untuk Tingkatkan Penjualan

Dunia Cerita – Google Adwords adalah sebuah layanan pemasangan iklan dari Google. Iklan dari Google ini disetting agar mudah dikelola secara online oleh para penggunanya. Google Adwords bisa menjadi metode yang cukup efektif untuk mempromosikan bisnis anda.

Keuntungan Menggunakan Google Adwords

Perdagangan dan penjualan terkait erat dengan pemasangan iklan. Beberapa tahun lalu untuk memasang iklan yang terpikirkan hanyalah membeli space iklan di koran, di majalah, di yellow pages, membagikan brosur di mall, membagikan brosur dari door to door, memasang iklan reklame, dll. Sebenarnya saat ini masih dilakukan sebagian orang. Tapi, tahukah anda kalau ada pemasangan iklan secara online? Iya, di era teknologi saat ini iklan pun ikut lebih modern dan lebih mudah. Salah satunya adalah Google Adwords.

Berikut ini beberapa keuntungan/kelebihan Google Adwords :

  1. Jangkauan Pasar yang Luas

Google menjangkau 96% pengguna internet di Indonesia dan bisa diakses dari berbagai perangkat digial baik itu laptop, PC, tablet dan smarphone. Coba anda perhatikan perubahan pola perilaku masyarakat dewasa ini, jika biasanya orang dewasa dan anak-anak sibuk membaca koran dan majalah serta tabloid anak-anak dari media cetak maka saat ini perilaku tersebut mulai bergeser ke media digital. Masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan informasi yang mereka butuhkan bahkan dari gadget mereka. Nah, ini adalah peluang besar untuk iklan online, untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

  1. Visitor Cepat dan Tertarget

Google Adwords menampilkan iklan yang menjangkau orang dengan target yang spesifik dan memberikan iklan yang relevan. Jika anda beriklan Pay per Click (PPC) maka anda akan mendapatkan banyak visitor dengan cepat tanpa harus promosi link anda kesana kemari dan tanpa harus ribet mengoptimalkan website anda.

  1. Biaya Lebih Murah/Terjangkau

Anda dapat menentukan berapa besar biaya yang akan anda keluarkan per harinya. Jika anda memilih beriklan Pay per Click (PPC)  maka anda hanya akan membayar jika ada orang yang mengklik iklan anda. Cukup fair bukan? Anda tidak akan dikenakan biaya jika tidak ada yang mengklik iklan anda, Lain halnya jika anda menggunakan iklan yang per tayang/ per impressions.

  1. Hasil Terukur

Dengan Google Adwords anda akan mengetahui jika seseorang mengklik iklan anda, selanjutnya membeli produk, mengunduh aplikasi,atau tindakan lainnya.  Dengan begini anda bia mengukur iklan dan metode mana yang lebih efektif untuk anda gunakan. Sehingga anda dapat menerapkan strategi kampanye iklan yang dapat meningkatkan keuntungan bisnis anda.

  1. Sangat Fleksibel

Anda dapat dengan mudah menentukan kata kunci apa yang menjadi target anda,  mem-pause iklan anda kemudian melanjutkannya kembali, kapan dan bagaimana iklan dimunculkan, dll. Google Adwords memamng didesain untuk memudahkan anda mengelola iklan anda.

  1. Laporan Anggaran Biaya yang Transparan dan Akurat

Iklan anda akan tercatat dengan baik oleh sistem di Google. Sistem tersebut akan membantu anda memonitor dan memanajemen biaya yang anda keluarkan dengan sangat akurat. Data yang ditampilkan bukan hanya data anggaran saja tetapi juga data iklan mana saja yang berpotensi.

Silahkan Baca dan Pelajari juga Tips & Tutorial lainnya yang direkomendasikan: Dunia Tutorial dan Tips Yang Sangat Bermanfaat Bagi Anda!

Google Ads vs Facebook Ads, Mana yang lebih Efektif?

Google Adwords atau Facebook Ads, mana yang lebih efektif? Tentu anda pertanyaan itu akan muncul dibenak seorang pebisnis online yang berusaha menjadikan iklan online sebagai sarana promosi bisnisnya. Terutama bagi anda yang sedang merintis usaha, iklan online akan menjadi media promosi yang efektif. Google Adwords dan Facebook Ads merupakan penyedia iklan terbesar di jagad internet dan bersaing ketat. Google dan Facebook memang membuat sebuah program iklan berbayar yang mengarahkan pengunjung/visitor untuk melihat iklan yang akan anda pasang di sana. Keduanya memiliki pangsa pasar yang luas. Google sebagai search engine/mesin pencari, menggunakan hasil pencarian sebagai media untuk menampilkan iklan. Sedangkan Facebook sebagai media sosial, dengan jumlah penggunanya terbesar diseluruh dunia, bisa dijadikan sebagai tempat yang potensial untuk meletakkan iklan anda.

Keduanya sama bagusnya tapi untuk menentukan mana yang lebih efektif ada baiknya anda kenali dulu iklan seperti apa yang akan anda pasang. Garis bawahi dulu Google sebagai mesin pencari terbesar dan Facebook sebagai media social terbesar. Disinilah letak perbedaannya, jika anda mengenal dengan baik iklan yang akan anda buat baik target maupun tujuannya maka anda akan lebih mudah menentukan yang mana yang lebih efektif.

  • Jika iklan anda bertujuan untuk meningkatkan sales/penjualan maka sebaiknya menggunakan Google Adwords. Pengguna Google menggunakan mesin pencari Google karena mereka memang mencari produk/jasa yang mereka butuhkan. Jadi visitor anda benar-benar tertarget, inilah keuntungan Google Adwords.
  • Jika iklan anda bertujuan untuk meningkatkan Brand Awareness/kesadaran terhadap merek anda maka yang terbaik gunakan Facebook Ads. Facebook merupakan media sosial, sebenarnya mereka tidak benar-benar membutuhkan produk/jasa pada iklan tersebut. Tapi, dengan iklan mereka akan memperhatikan produk/jasa yang anda tawarkan sambil melihat postingan atau update status.
  • Jika iklan dari produk yang anda tawarkan berupa produk fashion maka Facebook Ads terbukti lebih efektif.
  • Jika iklan dari produk berupa waralaba, jasa konsultasi, property,dll maka pilihannya adalah Google Adwords.

Pada dasarnya baik Google Adwords maupun Facebook Ads sama-sama efektif untuk pemasangan iklan. Baik Google maupun Facebook merupakan sumber traffic yang berlimpah. Google Adwords berbasis visitor yang tertarget sedangkan Facebook Ads berbasis interest/ketertarikan pengguna. Dari segi tampilan facebook Ads lebih memungkinkan gambar lebih besar dan beragam sedangkan Google Adwords tampilan gambar kecil dan gambar hanya tampil di website yang bekerja sama dengan Adsense.

Baik Facebook maupun Google menyediakan pengelolaan iklan yang bisa anda atur sendiri. Besaran budget yang anda keluarkan bisa anda control. Untuk mendapatkan iklan yang efektif maka anda harus mencoba, mencoba dan mencoba lagi. Nanti anda akan menemukan format dan strategi iklan yang efektif yang sesuai dengan bisnis anda.

Perbedaan Google Ads dan Google Adense

Anda pastinya pernah mendengar tentang Google Adwords dan Google Adsense, bukan? Bagi pemula di dunia internet marketing keduanya mungkin tampak membingungkan dan terkadang membuat mereka keliru. Padahal perbedaan keduanya sangat jelas. Baik Google Adwords maupun Google Adsense, keduannya merupakan media iklan dari search engine terbesar saat ini yaiut, Google. Berikut perbedaan keduanya :

Google Adwords

Google Adwords adalah strategi pemasaran iklan yang menggunakan mesin pencari Google. Iklan anda akan muncul pada halaman hasil penelusuran Google yang relevan dan jaringan situs mitra Google. Sampai saat ini Google Adwords masih menjadi sumber pemasukan utama Google di bidang periklanan.

Google Adwords memungkinkan kita beriklan di Google.com, Google jaringan penelusuran dan jaringan display Google. Tujuannnya untuk mendapatkan traffic pengunjung ke website pengiklan dengan harapan dapat mengkonversi penjualan yang lebih besar. Pengiklan akan dibayar Google setiap iklan yang yang di klik oleh pengunjung. Sebenarnya, Google Adwords mempunyai beberapa metode pembayaran iklan, yaitu:

  1. Cost Per Click (CPC) / biaya per klik

Anda akan dikenakan biaya jika iklan anda diklik pengunjung, namun jika tidak yang meng-klik iklan anda maka anda tidak akan terkena biaya.

  1. Cost Per Thousand Impressions (CPM) / biaya perseribu tayang

Anda akan dikenakan biaya setiap 1000 tayang / iklan anda tampil.

  1. Cost Per Acquisitions (CPA) / biaya per akuisisi

Anda akan membayar jika sasaran iklan anda terpenuhi, misalnya : pendaftaran member, penjualan, lama waktu kunjungan, dll.

Google Adsense

Google Adsense adalah program kerjasama periklanan yang diselenggarakan oleh Google kepada para pemilik website. Melalui program periklanan Google AdSense, pemilik website atau blog yang telah mendaftar dan disetujui keanggotaannya diperbolehkan memasang unit iklan yang bentuk dan materinya telah ditentukan oleh Google di halaman website mereka.

Google Adsense memungkinkan pemilik website/blog memonetize website/blog mereka untuk mendapatkan penghasilan dari iklan AdWords yang ditampilkan dalam konten website mereka. Pemilik website menerima pmbayaran setiap kali iklan tersebut di klik oleh pengunjung. Jika website/blog anda memiliki banyak pengunjung/pembaca setia tentu saja Adsense bisa menjadi salah satu ladang pendapatan anda.

Sistem pada Google Adsense yaitu :

  1. Sistem Pay Per Click (PPC), Pemilik website atau blog akan mendapatkan pemasukan berupa pembagian keuntungan dari Google untuk setiap iklan yang diklik oleh pengunjung website;
  2. Google AdSense juga menyediakan AdSense untuk pencarian (AdSense for Search) dan iklan arahan (Referral);
  3. Pemilik website dapat memasang kotak pencarian Google di halaman web mereka. Disini Pemilik situs akan mendapatkan pemasukan dari Google untuk setiap pencarian yang dilakukan pengunjung melalui kotak pencarian tersebut, yang berlanjut dengan klik pada iklan yang disertakan pada hasil pencarian. Pada iklan arahan, pemilik website akan menerima pemasukan setelah klik pada iklan berlanjut dengan tindakan tertentu oleh pengunjung yang telah disepakati antara Google dengan pengiklan tersebut.

Google AdWords ditujukan kepada produsen/pemilik produk, pengiklan membayar Google untuk memasang iklan mereka. Sedangkan Google AdSense ditujukan kepada pemilik website/blog untuk membantu menayangkan iklan dari Google dan pemilik website/blog akan dibayar oleh Google.

Google Adwords dan Peringkat SEO

Menurut Wikipedia, Search Engine Optimization (SEO) adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang berujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju website tertentu, dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut.

Tujuan SEO adalah menempatkan website pada posisi teratas atau pada halaman tertentu untuk hasil pencarian kata kunci tertentu. Tentu tidak mudah mengejar posisi halaman pertama bahkan teratas, butuh perjuangan dan konsistensi. Google sangat menyukai website dengan konten yang terupdate dengan baik dan berkualitas. Pada halaman hasil pencarian Google anda akan melihat hasil pencarian organik dengan SEO dan Google Adwords dibagian atas dan bagian sebelah kanan layar monitor anda.

Berikut perbedaan Google Adwords dan SEO :

Google Adwords

  • Hasil cepat, baik untuk promosi, dapat memasang iklan seketika
  • Dapat menargetkan banyak kata kunci
  • Dengan adwords anda dapat beriklan di situs Google dan situs lainnya dan website/blog yang menggunakan Google adsense
  • Traffic berbayar
  • Terletak dibagian atas dan sebelah kanan Google Search
  • Bersifat sementara
  • Tingkat pesaingan rendah, persaingan tinggi untuk keyword potensial

SEO

  • Menghabiskan banyak waktu
  • Fokus pada beberapa kata kunci
  • Hanya tampil pada hasil pencarian Google Search saja
  • Traffic gratis
  • Optimasi semaksimal mungkin, tampil pada pencarian organic
  • Tidak menjamin berada diposisi tertentu sepanjang waktu
  • Bersifat jangka panjang
  • Tingkat persaingan hampir selalu tinggi untuk keyword tertentu

Lantas apakah Google Adwords berpengaruh untuk meningkatkan peringkat SEO? Jawabannya iya, Google Adwords dapat membantu meningkatkan peringkat SEO website anda. Mengapa demikian? Karena dapat meningkatkan authority, Google paling suka advertiser yang menggunakan tools mereka sehingga domain atau website yang dipromosikan akan mendapatkan high quality authority, hal ini tentu akan sangat menguntungkan bagi advertiser.

Adwords sangat ideal bagi start-up maupun perusahaan baru yang mau mendapatkan traffic bertarget cepat untuk penjualan, dapat digunakan untuk riset keyword menemukan pelanggan baru atau menguji produk mereka, prosedur efektivitas website dan komponen lain dalam penjualan atau proses pemasaran. Kampanye iklan dengan Google Adwords akan memperoleh hasil yang lebih cepat, tapi harus diingat anda juga harus mulai bekerja dengan SEO, pemasaran konten, dan media sosial untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. 3 tools inilah yang anda butuhkan untuk meraih sukses secara online dalam jangka waktu panjang.

Google Adwords dan SEO sebenarnya bukanlah saingan, keduanya merupakan suatu alat yang tersedia di pemasaran digital, keduanya bisa berjalan seiringan. Gunakan Google Adwords ketika anda menginginkan traffic  yang cepat tetapi anda perlu SEO untuk traffic  yang bisa bertahan dalam jangka panjang dan berkelanjutan.

Kebijakan Konten Google Adwords

Kebijakan Google Adwords, ini perlu anda perhatikan sebelum anda jadi pengiklan di Google. Jika Google menemukan konten yang melanggar peraturan yang mereka tetapkan maka iklan anda tidak akan tampil dan lebih parahnya lagi anda akan dibanned oleh Google. Artinya anda akan dilarang Google untuk beriklan dengan Adwords.

Konten Terlarang

  • Barang palsu, Google melarang penjualan maupun promosi barang palsu.
  • Produk dan layanan berbahaya : obat, zat psikoaktif, senjata, amunisi, peledak, kembang api dan tutorial pembuatan produk berbahaya.
  • Produk ilegal : ijazah palsu, layanan hacking, paspor palsu, penyadapan, dll
  • Konten yang menyinggung atau tidak patut : perdagangan spesies langka, diskriminasi rasial, intimidasi, ancaman, dll.

Konten yang Dibatasi

  • Konten dewasa : membatasi promosi jenis konten berorientasi dewasa
  • Konten hak cipta
  • Minuman beralkohol
  • Konten terkait perjuadian
  • Konten Politik : Di Indonesia, konten promosi kandidat atau partai politik idak diizinkan.
  • Konten perawatan kesehatan : obat bebas, informasi obat resep, layanan dan prosedur medis, dll.
  • Merek dagang : Google akan memberlakukan pembatasan tertentu pada pengguna merek dagang jika seorang pemilik merek dagang mengajukan keluhan kepada Google terkait penggunaan merek dagangnya dalam iklan Adwords

Praktik Terlarang

  • Penyalahgunaan jaringan iklan, Google tidak mengizinkan iklan yang mempromosikan website yang menawarkan website atau aplikasi berbahaya, bisnis yang mencoba mendapatkan keuntungan yang tidak jujur di lelang iklan.
  • Pengumpulan dan penggunaan data yang tidak bertanggung jawab
  • Mispresentasi tentang diri, produk atau layanan. Misal : menghilangkan atau mengaburkan informasi kontak atau alamat, membuat klaim yang menyesatkan, mengumpulkan donasi yang tujunnya menipu, dll.

Konten yang Tidak Diizinkan

  • Penyebarluasan konten yang dilindungi hak cipta tanpa izin
  • Promosi iklan yang tidak menyebutkan produk atau layanan yang dipromosikan
  • Promosi iklan yang tidak relevan dengan landing page/homepage
  • Promosi yang berisi klaim superlative. Misal : “terbaik”, “tercepat”, “no 1” berupa klaim sepihak.
  • Promosi yang tidak menggunakan ejaan dan tata bahasa yang diterima secara umum
  • Penggunaan angka, huruf, tanda baca, reperisi atau spasi yang berlebihan yang hanya untuk menarik perhatian. Contoh : $$$$yeeah&&& Free, cek disini!!!!!!!!!, gr4t15, Graaaattttiiiisssssss! , dll.

Google Adwords hanya mengizinkan iklan yang jelas dan professional serta mengarahkan pengunjung ke konten yang relevan dan bermanfaat.

Konsekuensi jika Anda melanggar kebijakan Google Adwords :

  • Penolakan iklan: Iklan yang tidak mematuhi kebijakan ini mungkin tidak disetujui. Iklan yang tidak disetujui tidak dapat ditayangkan hingga pelanggaran kebijakan diperbaiki dan iklan disetujui.
  • Penonaktifan domain: Kami dapat menangguhkan situs web yang melanggar kebijakan ini, artinya situs web tidak lagi dapat diiklankan hingga masalahnya diperbaiki.
  • Penangguhan akun: Akun dapat ditangguhkan jika Anda melakukan beberapa pelanggaran atau satu pelanggaran berat. Jika hal ini terjadi, semua iklan pada akun yang ditangguhkan akan berhenti ditayangkan dan kami mungkin tidak lagi menerima iklan dari Anda. Akun terkait lainnya juga mungkin ditangguhkan secara permanen dan akun Anda yang baru mungkin ditangguhkan secara otomatis pada saat disiapkan. Pelajari lebih lanjut tentang akun yang ditangguhkan.

Dapatkan Produk-produk Digital yang akan sangat membantu meningkatkan Profit Penjualan Bisnis Anda di: Toko Online Produk Digital Sinda Harjaya.

Cara Riset Kata Kunci Menggunakan Google Adwords

Bicara tentang Google Adwords maka anda mau tidak mau juga akan membahas tentang kata kunci. Kata kunci dapat meningkatkan kinerja iklan yang anda pasang. Pilihlah kata kunci yang relevan dengan produk/jasa yang anda tawarkan. Ada 3 cara untuk meriset kata kunc/keyword, yaitu :

  1. Secara Manual

Berikut kiat meriset kata kunci secara manual :

  • Cobalah berpikir dari sudut pandang customer anda
  • Pikirkanlah kata-kata atau frase yang digunakan customer anda untuk menggambarkan produk yg anda jual atau jasa yang anda tawarkan
  • Pilihlah kata kunci yang umum ataupun yang lebih spesifik sesuai kebutuhan. Keyword yang umum akan menjangkau lebih banyak orang, biasanya tingkat persaingan lebih tinggi dan berarti budget yang dikeluarkan akan lebih besar. Jika keyword lebih spesifik yang berkaitan langsung dengan produk yang anda tawarkan, tapi tidak dapat menjangkau lebih banyak orang.
  • Cobalah berbagai kata kunci, nanti anda akan menemukan kata kunci-kata kunci yang lebih potensial untuk menjaring pengunjung dibandingkan kata kunci lainnya.
  1. Dengan Data Statistik Web (AWstats)

Jika website anda sudah anda jalankan sebelum anda menggunakan Google Adwords maka anda dapat menggunakan data AWstats sebegai cara untuk mencari kata kunci. AWstats merupakan software analisis pengunjung website. Bagi anda pengguna layanan hosting, software ini telah tersedia pada cpanel yang anda miliki dan anda bisa akses pada bagian menu logs.

Sebelum anda menggunakan data AWstats sebagai keywords, sebaiknya anda juga melihat dan membandingkan hasil riset dari Google Keywords Planner.

  1. Dengan Google Adwords Keyword Planner

Google Adwords Keywords Planner merupakan tools gratis yang disediakan Google untuk memenuhi pencarian kata kunci/keywords. Gunanya untuk meneliti kata kunci dan mendapatkan data statistik serta mendapatkan perkiraan traffic. Google Adwords Keyword Planner akan menampilkan data statistik berupa volume penelusuran, taksiran konversi, klik terprediksi dan estimasi biaya per klik. Dengan begitu anda akan melihat besarnya penawaran yang diberikan dan budget iklan yang akan ditetapkan. Untuk menggunakan Google Adwords Keyword Planner anda harus login menggunakan akun Google Adwords atau mendaftar terlebih dahulu.

Hasil yang tampil pada Google Adwords Keyword Planner adalah volume statistik keywords Exact Match atau kata kunci yang sama persis diketikkan oleh pengguna Google. Terkadang kata kunci pilihan kita tidak begitu banyak dicari pengguna Google, kita bisa memodifikasi kata kunci tersebut dengan menggunakan keyword dari daftar kata kunci yang ada di Google Adwords Keyword Planner.

Tool pencari keyword dari Google Adwords ini tujuan awalnya adalah untuk memudahkan para pemasang iklan agar tahu keyword apa saja yang banyak dicari dan diketikkan oleh pengguna Google, sehingga para pengiklan bisa dengan tepat menargetkan pengunjung dari iklan yang mereka pasang di berbagai website/blog. Yang membutuhkan riset kata kunci bukan hanya advertiser (pengiklan), tapi juga para publisher dalam menargetkan jumlah kunjungan di website/blognya.

Penyebab Iklan Google Adwords Gagal

Google Adwords salah satu iklan yang potensal dan cukup efektif untuk bisnis anda, tapi tentu saja tidak menutup kemungkinan iklan anda bisa gagal. Berikut beberapa penyebab iklan anda gagal / mengalami kerugian :

  1. Kurangnya pengetahuan dasar-dasar periklanan Google AdWords, keprofesionalan dan akurasi.

Jika diperhatikan Google Adwords itu termasuk terjangkau dan visitornya pun tertarget, akan tetapi jika anda salah strategi atau asal pasang iklan maka kerugian lebih mudah menghampiri anda. Kurangya pengetahuan tentang Google Adwords dan kurangnya melakukan riset pasar membuat iklan anda lebih rentan gagal. Itulah mengapa seringkali anda jumpai jasa professional yang menawarkan jasa beriklan Google Adwords. Menggunakan jasa professional bisa jadi solusi jika anda belum paham benar dengan Google Adwords, ini akan memperkecil potensi kerugian anda.

  1. Keyword potensial membutuhkan dana yang besar

Google Adwords menawarkan visitor yang tertarget. Berikut beberapa cara penargetan dalam Google Adwords :

  1. Kata kunci/keyword : kata-kata/frase yang relevan dengan produk dan layanan yang anda tawarkan
  2. Tempat iklan : menampilkan iklan anda di search engine/mesin pencarian, website komersial dan website pribadi,dll.
  3. Usia, lokasi, bahasa : anda dapat menentukan batasan usia, lokasi dan bahasa yang digunakan pelangggan anda
  4. Hari, waktu, frekuensi : anda dapa menentukan seberapa sering iklan anda muncul
  5. Jenis Perangkat : anda dapat menentukan di perangkat digital mana saja iklan anda ditampilkan.

Mau tidak mau iklan Google Adwords akan berbicara tentang persaingan kata kunci/keyword, semakin tinggi tingkat persaingan kata kunci yang anda gunakan maka semakin mahal harganya. Dengan kata lain jika anda menargetkan keyword yang potensial maka anda harus memiliki budget yang cukup besar.

  1. Tidak mengenal pesaing anda

Pada dasarnya pemasang iklan Adwords itu bersaing untuk kata kunci yang sama yang mereka gunakan.Setiap kali ada pengunjung yang mencari kata. Frase ataupun kalimat di Google, maka Google akan menjalankan bidding/lelang secara otomatis yang akan menentukan iklan siapa yang muncul di posisi yang mana. Anda harus mengenali pesaing anda untuk keyword yang sama, anda harus lihat persaingan ketat atau tidak. Seringkali penyebab gagalnya iklan anda adalah karena anda tidak mengenal pesaing anda.

  1. Salah memilih metode biaya iklan

Berikut ini metode perhitungan biaya iklan dalam Gogle Adwords :

  1. Cost Per Click (CPC) / biaya per klik

Anda akan dikenakan biaya jika iklan anda diklik pengunjung, namun jika tidak yang meng-klik iklan anda maka anda tidak akan terkena biaya.

  1. Cost Per Thousand Impressions (CPM) / biaya perseribu tayang

Anda akan dikenakan biaya setiap 1000 tayang / iklan anda tampil.

  1. Cost Per Acquisitions (CPA) / biaya per akuisisi

Anda akan membayar jika sasaran iklan anda terpenuhi, misalnya : pendaftaran member, penjualan, lama waktu kunjungan, dll.

Salah memilih metode biaya iklan maka akan membuat biaya pengeluaran anda membengkak. Seringkali kegagalan iklan terjadi karena pemilihan metode biaya iklan yang keliru.

Dari ketiga metode CPC lebih banyak digunakan karena dirasa cukup fair bagi pemasang iklan. Menentukan metode mana yang lebih sesuai sebenarnya tergantung tujuan yang ingin anda capai dari iklan yang anda pasang.

  1. Terlalu banyak link

Jika iklan anda terdapat link yang mencurigakan atau iklan ternyata melanggar peraturan dari Google Adwords, maka iklan itu akan di-banned secara permanen. Jadi perlu berhati-hati dalam memasang iklan. Perhatikan juga TOS mereka agar anda tidak melanggar peraturan tersebut.

Rahasia Google Adwords Meningkatkan Penjualan

Salah satu keunikan dari Google Adwords adalah target market anda akan berusaha mencari dan menemukan anda, asyik kan?  Target market mencari karena mereka memang membutuhkannya. Artinya traffic yang datang cukup potensial. Dengan menggunakan Google Adwords trafik website anda akan meningkat dan konversi penjualan anda pun meningkat. Memanfaatkan layanan iklan berbayar Google tentu memiliki berbagai manfaat untuk website yang anda kelola. Berikut ini keuntungan menggunakan google adwords yang bisa anda peroleh :

  1. Google Adwords memungkinkan anda menjangkau pelanggan baru dan mengembangkan bisnis anda;
  2. Anda dengan leluasa dapat mengelola iklan anda sendiri. Pihak google memungkinkan para pengguna layanan iklan ini membuat iklan sesuai yang mereka inginkan. Anda bisa mengatur tempat pemasangan iklan anda, menentukan jeda atau berhenti sesaat dan mengontrol budget yang akan anda keluarkan;
  3. Biaya terjangkau, biaya yang dikeluarkan jauh-jauh lebih hemat dibandingkan menggunakan cara pemasaran yang konvensional. Bagaimana dengan hasilnya? hasilnya pun jauh lebih baik, tapi tentu tidak bisa digeneralisasi tergantung target market anda tentunya;
  4. Sistem pembayaran yang anda harus pilih sebaiknya Pay per Click (PPC).Sistem pembayaran ini cukup fair bukan? Anda hanya akan membayar jika ada yang mengklik iklan anda. Berarti bisa menghemat budget anda;
  5. Google Adwords dapat digunakan oleh siapa saja baik perorangan, perusahaan, bisnis skala besar, bisnis skala kecil, serta siapa saja.. Hal ini dimungkinkan karena memang biaya yang dibutuhkan relative murah dan terjangkau;
  6. Tidak ada komitmen pembelanjaan minimum.

Dengan menggunakan Google Adwords tentunya anda akan mampu meningkatkan trafick situs anda dan meningkatkan penjualan produk anda. Apa saja pengaruhnya bagi bisnis anda :

  • Meningkatkan Kunjungan di Toko

Google AdWords dapat membantu agar toko fisik / toko offline anda diketahui oleh lebih banyak orang dan membuat lebih banyak calon pelanggan berkunjung ke toko. Anda juga dapat memikat calon pelanggan dengan menambahkan alamat, nomor telepon, dan peta bisnis anda ke iklan. Anda dapat menargetkan lokasi tertentu, misalnya kota dimana toko anda berada. Dengan iklan, akan memudahkan calon pelanggan menemukan toko anda dan mereka akan berbondong-bondong mengunjungi toko anda.

  • Meningkatkan Panggilan Telepon

Google AdWords dapat membantu anda menghasilkan lebih banyak panggilan telepon untuk bisnis anda jika ditampilkan nomor telepon bersama iklan yang anda pasang. Panggilan telepon bisa berupa pesanan baru ataupun pelanggan anda sekedar meminta informasi mengenai produk yang anda jual.

  • Mendorong Penjualan Online

Jika Anda menjual produk secara online, anda dapat menggunakan Google AdWords untuk menghasilkan lebih banyak pesanan. Tautkan iklan anda secara langsung ke landing page tempat mereka dapat membelinya. Anda juga dapat melacak bila klik pada iklan langsung menghasilkan pesanan di website anda. Hal ini dapat membantu mengukur dan meningkatkan laba atas investasi (ROI) iklan yang anda pasang.

  • Mendorong Prospek Online

Dengan pemasangan iklan anda berarti membuka peluang untuk mengembangkan bisnis anda, bahkan tidak jarang anda akan menemukan pihak ketiga yang tertarik bekerja sama dengan anda.

  • Terkesan Lebih Bonafide

Dengan pemasangan iklan, produk anda terkesan lebih bonafide karena anda tidak segan mengeluarkan biaya untuk pemasangan iklan. Artinya ini menunjukkan keseriusan anda dalam pemasaran dan member kesan yang baik bagi calon customer anda.

Strategi Re-Marketing Google Ads

Pernahkah anda meng-klik sebuah iklan ecommerce misalnya, kemudian anda diarahkan menuju website ecommerce tersebut. Beberapa hari kemudian iklan ecommerce tersebut selalu mengikuti anda. Anda membuka berbagai website maka iklan itu juga hadir disana. Inilah remarketing/pemasaran ulang. Iklan ini canggih dan agresif, iklan ini mengikuti anda karena anda menjadi target market mereka saat anda mengklik iklan berarti anda dinilai tertarik dengan brand mereka. Akhirnya anda diikuti iklan ini terus menerus. Coba anda perhatikan, ecommerce besar biasanya memanfaatkan fitur canggih ini, seperti Zalora, Amazon, Agoda, Lazada, Orori, dll. Dampaknya bagi penjualan mereka, tentu saja luar biasa.

Remarketing adalah fitur yang memungkinkan anda menjangkau orang-orang yang sebelumnya telah mengunjungi website anda. Iklan ini dapat tampil pada pelanggan tersebut ketika mereka berselancar mengunjungi website yang lain. Remarketing berbasis cookies, dimana anda menempatkan kode tracking (kode javascript) pada website anda dan kode ini tidak kelihatan oleh pengunjung. Ketika pengunjung tersebut melakukan browsing, maka mesin Adwords akan membaca wen cookie tersebut untuk menampilkan iklan anda dan memastikan bahwa iklan anda tampil pada orang-orang yang sebelumnya pernah mengunjungi website tersebut.

Tahukah anda, menurut ilmu psikologi marketing bahwa pengunjung cenderung tidak membeli pada kunjungan pertama. Mereka biasanya baru mengambil tindakan/take action setelah kunjungan berikutnya, baik yang kedua, ketiga, keempat dst. Inilah gunanya Re-Marketing, anda mengingatkan mereka untuk mengunjungi website anda kembali dan memberikan pernawaran terbaik lagi. Dengan demikian peluang terjadinya konversi penjualan semakin besar.

Berikut Strategi Remarketing Google Adwords :

  • Menjangkau semua pengunjung

Untuk menjangkau semua pengunjung ke website anda maka buatlah daftar remarketing yang URL-nya menggunakan nama domain atau landing page anda.

  • Mempromosikan kategori produk

Buatlah daftar remarketing untuk masing-masing kategori produk.

  • Menjangkau pengunjung yang belum menyelesaikan transaksi

Buatlah daftar kombinasi khusus remarketing untuk pengunjung yang mengunjungi halaman “keranjang belanja” tapi tidak mengunjungi halaman “konfirmasi pesanan”. Dengan ini terlihat siapa saja yang belum menyelesaikan transaksi dan iklan remarketing untuk menjangkau mereka agar segera melakukan transaksi.

  • Cross-Selling kepada pelanggan

Anda buat daftar remarketing customer yang membeli produk anda, kemudian anda tawarkan kembali produk yang terkait dengan produk yang mereka beli sebelumnya.

  • Menjangkau pelanggan dalam jangka waktu tertentu setelah pembelian

Anda dapat membuat daftar remarketing untuk jangka waktu tertentu.

Membuat daftar remarketing adalah langkah penting dalam menyiapkan kampanye remarketing. Anda akan menggunakan daftar tersebut untuk manargetkan iklan anda. Anda bisa menargetkan semua pengunjung atau mengelompokkannya menjadi lebih spesifik, semua tergantung kebutuhan anda. Remarketing merupakan fitur dahsyat untuk mendongkrak konversi penjualan anda. Menarikkan? Tertarik untuk mencoba Google Adwords Re-marketing untuk bisnis anda? Let’s Do It.

Kesimpulan Tips Sukses Gunakan Google Ads

Tak terbantahkan,kalau Google adalah mesin pencari terbesar saat ini. Dengan memanfaatkaan kata kunci yang dicari di mesin pencari/search engine, Google memunculkan iklan yang sesuai dengan kata kunci itu tersebut. Google Ads bisa berupa iklan gambar dan teks yang lebih dominan adalah iklan berupa teks/tulisan. Teks cukup singkat tapi tentu tidaklah mudah merangkai kata yang menarik. Anda harus pandai mencari kata-kata yang menarik perhatian pengunjung.

Sebelumnya anda harus tahu ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menulis teks iklan untuk Google Search. Peraturan itu terdiri dari 4 hal :

  • Judul iklan (headline title) hanya diperbolehkan 25 karakter termasuk spasi.
  • Untuk isi iklan (description line) yang terdiri dari 2 baris, hanya boleh diisi dengan 35 karakter termasuk spasi.
  • Untuk display URL yang nantinya akan memunculkan link menuju website anda, hanya boleh diisi dengan 35 karakter termasuk spasi.
  • Sedangkan destination URL sebagai link lengkap yang akan mengarahkan pengunjung setelah mengklik iklan hanya diperbolehkan sebanyak 1024 karakter termasuk spasi.

Anda juga harus memahami peraturan/kebijakan yang ditentukan Google Adwords, jangan sampai anda melanggarnya. Jika sampai terjadi pelanggaran bisa jadi anda di banned secara permanen oleh Google. Berikut ini tips-tips sukses menggunakan Google Adwords :

  1. Tepat Memilih Target

Memilih target wilayah yang tepat termasuk menargetkan bahasa yang digunakan. Pilihlah wilayah dimana iklan anda akan ditampilkan termasuk pilihlah bahasa yang sesuai. Iklan anda mungkin hanya sesuai untuk negara-negara tertentu dan wilayah tertentu. Tentukan wilayah mana saja yang menjadi target anda.

  1. Pemilihan Kata Kunci

Tempatkan kata kunci atau keyword yang tepat. Untuk mengaplikasi penggunaan kata kunci yang benar adalah dengan membuat kata kunci untuk judul dan description yang sama. Selalu masukkan kata kunci yang ditargetkan pada bagian deskripsi iklan dan headline. Google akan mencetak tebal kata kunci untuk “searched keyword’ dan kata kunci yang dicetak tebal ini akan menarik perhatian pembacanya.

  1. Selalu Gunakan Atribut Kata Kunci

Selalu menggunakan atribut [ ] dengan menggunakan tanda ini target kata kunci akan lebih efektif dan tepat. Dengan menggunakan tanda tersebut iklan akan tampil sesuai kata kunci yang ada di dalam tanda tersebut, dan kata kunci selain yang di dalam tanda kurung tidak akan tampil.

  1. Menggunakan Kata-Kata yang Menarik Perhatian

Menggunakan kata-kata yang menarik perhatian, banyak orang gagal dalam menjalakan iklan adwords karena mereka tidak bisa mencari kata-kata yang menarik. Pemilihan kata-kata harus benar-benar anda pikirkan. Ingat jangan menggunakan pilihan kata-kata yang melanggar peraturan Google Adwords. Dalam pemilihan kata-kata perlu diperhatikan :

  • Relevansi, isi teks iklan harus relevan/sesuai dengan produk atau jasa yang ditawarkan dan harus relevan dengan landing page yang dituju.
  • Informasi penting, anda bisa berikan informasi penting berupa keunggulan produk anda dalam teks yang singkat
  • Call to Ation, iklan anda harus bersifat mengajak pengunjung melakukan tindakan selanjutnya
  • Bersifat Uji Coba, Buatlah beberapa teks iklan yang berbeda. lihatlah iklan mana yang lebih menarik pengunjung dan memberikan konversi penjualan lebih banyak. Dengan begitu anda akan menemukan iklan yang lebeih baik diantara beberapa iklan yang anda buat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here